PENGARUH KESESUAIAN KOMPENSASI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI DENGAN BUDAYA ETIS ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP FRAUD

Studi Empiris Pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Jayapura

  • Muhammad Rafli Djatmiko UNCEN
  • Meinarni Asnawi UNCEN
  • Rudiawie Larasati UNCEN
Keywords: Fraud, Compensation Suitability, Internal Control System, Utilization of Information Technology and Competence.

Abstract

 

This research aims to provide empirical evidence to examine the effect of the suitability of compensation, internal control systems, the use of information technology and competence with organizational ethical culture as a moderating variable on fraud in the Local Government Organizations of the City of Jayapura.

This study uses primary data obtained by distributing questionnaires manually despite the covid-19 outbreak in Indonesia and globally to 70 respondents with a population of employees in the Regional Government Organization of the City of Jayapura. The data analysis method used is the Structure Equivalent Model (SEM) approach with a Partial Least Square sampling method, namely the sampling technique used to obtain samples with a rolling process from one respondent to another.

The results of this study show that the suitability of compensation, the use of information technology and competence does not affect fraud. The internal control system has a negative effect on fraud. Then the ethical culture of the organization does not moderate the suitability of compensation, the use of information technology for financial space, and then the ethical culture of the organization weakens the internal control system and competence against fraud.

References

Adelin, V. (2013). "Pengaruh Pengendalian Internal, Ketaatan Aturan Akuntansu, dan Perilaku Tidak Etis Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Studi Pada BUMN di Kota Padang). (September).
Adinda, Y. M. (2015). Faktor yang mempengaruhi terjadinya kecurangan ( fraud ) di sektor pemerintahan kabupaten klaten.
Arles, L. (2014). “Faktor – Faktor Pendorong Terjadinya Fraud : Predator vs. Accidental Fraudster Diamond theory Refleksi Teori Fraud Triangle (Klasik) Suatu Kajian Teoritis.” 1–15.
Association of Certified Fraud Examiners, I. C. (2017). “Association of Certified Fraud Examiners.” Association of Certified Fraud Examiners, 111(Chapter), 1–62.
Cooper, B. J. (2015). Modern Auditing & Assurance Services.
COSO. (2013). 2013 COSO Framework – Overview and Considerations. (June).
Fajarina, Wirda, D. dan A. B. U. (2012). “Pengaruh Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi, Serta Pemantauan Terhadap Pencegahan Fraud Pengadaan Barang/Jasa Pada SKPD di Pemerintah Aceh.” Jurnal Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, Vol.1 No.1.
Hamdani, M. (2017). “Pengaruh Kesesuaian Kompensasi, Keefektifan Organisasi, dan Kompetensi Terhadap Fraud ( Studi pada Satuan Kerja Vertikal Kementerian Keuangan Provinsi Lampung ).”
Hersi Huslina, Islahuddin, N. S. (2015). “Pengaruh integritas Aparatur, Kompetensi Aparatur, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Efektivitas Sistem Pencegahan Fraud.” 4(1), 55–64.
Howarth. (2011). Crowe’s fraud pentagon theory dalam pencegahan fraud pada proses pengadaan melalui e-procurement. 1(2), 161–171.
IAI. (2001). SA Seksi 316. 312(70).
Kaltengpos.co. (n.d.). “Tersangka Kasus Korupsi Proyek Jalan di Papua Segera Jalani Sidang.” Retrieved from http://www.kaltengpos.co/berita/-34284-tersangka_kasus_korupsi_proyek_jalan_di_papua_segera_jalani_sidang.html
Karmita, F. (2015). “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi.” In Skripsi.
Kholida Atiyatul Maula. (2017). “Analisis Pengaruh Faktor- Faktor Pendorong Tindak Kecurangan terhadap Kecendrungan Aparatur Pemerintah Melakukan Fraud (Persepsi Pegawai Dinas Kabupaten Banyumas) Kholida.” 2(01), 273–287.
Korompis, C. W. M. (2015). Dampak Teknologi Informasi Dalam Pengendalian Internal untuk Mengantisipasi Kecenderungan Kecurangan Akuntansi. 27–33.
Larassati, P. (2017). “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Pengawasan Keuangan Sumber Daaya Manusia dan Pengendalian Intern Terhadap Keterandalan Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah.” 4(1).
Latrini, P. A. P. E. P. dan M. Y. (2018). “Pengaruh pengendalian Internal, Budaya Organisasi, Dan Moralitas Pada Kecenderungan Kecurangan (Fraud) Di Lpd Se-Kabupaten Gianyar.” 25, 2155–2184.
Lestaluhu, J. A. (2017). Pengaruh Environmental Performance Dan Environmental Disclosure Terhadap Economic Performance.
Maharsi, S. (2000). Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Bidang Akuntansi Manajemen. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 2(2), 127–137. https://doi.org/10.9744/jak.2.2.pp.127-137
Mudzakkir. (2005). “Pemberantasan Korupsi.” Retrieved from https://www.bphn.go.id/data/documents/kpd-2011-7.pdf
Nababan, D. (2017). Pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi Sebagai Variabel Moderating. XXI(02), 306–316.

Pratiwi, T. (2018). “Pengaruh Kesesuaian Kompensasi, Sistem Pengendalian Internal, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Budaya Etis Organisasi dan Kompetensi Terhadap Fraud Pada Pemerintah Daerah.”
Rae, K., & Subramaniam, N. (2008). Quality of internal control procedures: Antecedents and moderating effect on organisational justice and employee fraud. Managerial Auditing Journal, 23(2), 104–124. https://doi.org/10.1108/02686900810839820
Published
2021-02-07
How to Cite
Djatmiko, M., Asnawi, M., & Larasati, R. (2021). PENGARUH KESESUAIAN KOMPENSASI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI DENGAN BUDAYA ETIS ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP FRAUD. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Daerah, 15(2), 100-112. Retrieved from http://ejournal.akuntansiuncen.ac.id/index.php/JurnalAkuntansiUncen/article/view/167