PERBEDAAN PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) BERBASIS AKRUAL BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA, PELATIHAN, DAN JABATAN

(Studi Empiris Pemerintah Kota Jayapura)

  • Ari Ardianti
  • Agustinus Salle
  • Mariolin Sanggenafa
Keywords: Government accounting standards, accrual, level of education, work experience, training, occupation

Abstract

The Indonesian government had improved the financial bureaucracy to achieve good governance. The method is to adopt a Government Accounting Standards (SAP) of accrual basic. Accrual accounting is believed can produce financial statements more reliable, accurate, comprehensive, and relevant to decision making of economic, social, and political. The purpose of this research is to analyze differences of understanding about Government Accounting Standards accrual basic by the level of education, work experience, training, and occupation. The population of this research are all employees of official government in the local government office of Jayapura Regency. The samples were attained through a purposive sampling method with 84 people/employee from accounting department as respondents. The method of data analyisis is Anova One Way and an independent sample t-test. The test results show that there are different understandings of Government Accounting Standards (SAP) accrual basic of financial employee based on the level of education, work experience, training, and occupation. The different understanding of Government Accounting Standards (SAP) accrual basic between employees graduated from Senior High School and Bachelor are not significant, while there is a significant effect between Senior High School and Undergraduate degree, then the Senior High School and postgraduate indicate insignificant effect, similar with the relation between Bachelor and Undergraduated are not significant, also Bachelor and Postgraduated are not significant, while the Undergraduated and Postgraduated are also not significant. The different understanding of Government Accounting Standards (SAP) accrual basic between employees who have work experience 1-5 years and 6-10 years are not significant, while 1-5 years and 11-15 years are significant, between 1-5 years and >15 years are significant, 6-10 years and 11-15 years are not significant, 6-10 years and >15 years are not significant, 11-15 years and >15 years are not significant. The different understanding of Government Accounting Standards (SAP) accrual basic between employees who had trained and never trained are significant. The different understanding of SAP accrual basic between employees who had occupation as arranger of the financial statements and in the other job description are significant. The conclusion of this research is that understandings of SAP accrual basic of financial employees can be distinguished based on the level of education, work experience, training, and occupation. Therefore, human resources must be managed with consideration of individual factors to enhance the performance and understanding of SAP accrual basic of financial employee.

References

Adventana, Gabriella Ara. 2014. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemerintah Provinsi DIY dalam Implementasi SAP Berbasis Akrual Menurut PP No 71 Tahun 2010”. Skripsi. Yogayakarta: Universitas Atma Jaya. http://e-journal.uajy.ac.id
Afiyah, Siti. 2013. “Studi Korelasi antara Pemahaman Materi Thaharah dengan Kesadaran Menjaga Kebersihan Siswa Kelas X MA NU 08 Pageruyung Kendal Tahun 2012-2013. Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo. http://eprints.walisongo.ac.id
Cahyadi, Dwi. 2009. “Pengaruh Tingkat Pendidikan, Masa Kerja, Pelatihan, dan Posisi di Pemerintahan Terhadap Pemahaman Laporan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Eksekutif dan Legislaatif di Lembaga Pemerintahan Kabuten Banjarnegara”. Tesis. Semarang: Program Studi Magister Akuntansi UNDIP. eprints.undip.ac.id/7792/
Donaldson, Lex dan Davis, James H. 1991. “Stewardship Theory or Agency Theory: CEO Governance and Shareholder”. Dalam Australian Journal of Management, Volume 16 Nomor 1. Hal. 49-65.
Eriva, Cut Yunina. 2013. “Pengaruh Tingkat pendidikan, Pelatihan, masa Kerja, dan Jabatan Terhadap Pemahaman Laporan Keuangan Daerah (Studi Pada Pemerintah Aceh”. Dalam Jurnal Akuntansi Pacsa Sarjana Universitas Syiah Kuala. Hal. 1-14. http://docplayer.info/30008347
Faradillah, Andi. 2013. “Analisis Kesiapan Pemerintah dalam Menerapkan Standar Akuntansi Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010)”. Skripsi. Makassar: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. http://download.portalgaruda.org
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM. SPSS 21: Edisi Kelima. Semarang: Universitas Diponegoro.
Gibson, James. L. 2000. Organisasi, perilaku, struktur dan proses (Edisi kelima). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Haryanto., Sahmuddin, dan Arifuddin. 2007. Akuntansi Sektor Publik: Edisi Pertama. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Hasan, M. Tholhah. 2005. Islam dan Masalah SDM. Jakarta: Lantabora Press.
Hasibuan, Malayu S. P. 2006. Manajemen Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Hayati, Rahma. 2012. “Pengaruh Mind Maping Terhadap Pemahaman Materi Ajar Psikologi Umum pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Skripsi. Sumatera: Fakultas Psikologi USU. repository.usu.ac.id/handle/123456789/39302
Helen dan Astuti, Diana Dwi, 2011. “Pengaruh Tingkat Pemahaman, Pelatihan Dan Pendampingan Aparatur Pemerintah Daerah Terhadap Penerapan Accrual Basis Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Jember’. Dalam Jurnal Ekonomi-Mandala Jember, Hal. 98-199. http://www.academia.edu/20422897/Analisis_Penerapan_SAP_dalam_Pemerintah_Kabupaten_Jember
Hurlock, Elizabeth, B. 2006. Psikologi Perkembangan. Erlangga: Jakarta.
Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I. 2014. Badan Pemeriksa Keuangan.
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang. 2014. Badan Pemeriksa Keuangan.
Ismanto, Nano. 2005. “Pengaruh Pengalaman Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Perusahaan Speaker Aktif Arofah Elektronik di Desa Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus”. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomi UNNES. http://slideplayer.info/slide/3669461/
Jones, Rowan. 2014. “Central Government Accounting Reform in Maltan: Is It Just An Illusion?”. Bank of Valletta Review, No. 49. Hal. 1-28.
Kamil, Mustofa. 2010. Model Pendidikan dan Pelatihan (Konsep dan Aplikasi). Bandung: Alfa Beta.
Kusuma, Muhammad Indra Yudha. 2013. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penerapan Akuntansi Akrual pada Pemerintah”. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP. portalgaruda.org/article.php?article=121346&val=4728
Lembaga Administrasi Negara. 2007. “Penerapan Good Governance di Indonesia”. Dalam Laporan Kajian. Jakarta. Hal. 40.
Lelono, Khoirul Maarif Joko. 2014. “Tingkat Pemahaman Akuntansi Berbasis Akrual pada Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi pada SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga)”. Salatiga: Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW. docplayer.info/32729531-Accounting-analysis-journal.html
Mardiasmo. 2002. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Mangkunegara, A. P. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Mangkunegara, A. P.. 2009. Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Meuthia, Retno Fithri Dan Endrawati. 2008. “Pengaruh Faktor Pendidikan, Pelatihan Pengalaman Kerja dan Penguasaan Komputer Pegawai Bagian Akuntansi Terhadap Kualitas Penyajian Informasi Akuntansi (Studi pada Kantor Cabang Bank Nagari)”. Padang: Fakultas Ekomomi Universitas Negeri Padang. docplayer.info/32729531-Accounting-analysis-journal.html
Modul Pelatihan Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah dan SKPD Tahun 2014.
Mujiman, Haris. 2009. Manajemen Pelatihan: Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mulyana, Budi. 2009. “Penggunaan Akuntansi Akrual di Negara-negara Lain: Tren di Negara-Negara Anggota OEACD”. Hal. 1-28.
Panggabean, Mutiara S. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bogor: Ghalia Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi manajerial Pegawai Negeri Sipil.
Podrug, N. 2011. “The Strategic Rrole of Managerial Stewardship Behaviour for Achieving Corporate Citizenship”. Dalam Ekonomski Pregled. Vol. 62 Hal. 7-8. 86
Radhman, Encu Hermana, 2012. “Analisis Pengaruh Kompetensi Jabatan dan Profesionalisme Birokrasi Terhadap Kinerja Organisasi Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Penerima Bos di Bekasi”. Hal. 1-13.
Rasul, Sjahruddin. 2009. “Penerapan Good Governance di Indonesia dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”. Dalam Mimbar Hukum,Volume 21 No. 3. Hal. 409-628.
Robbins, S. P. 1996. Perilaku Organisasi Edisi Kelima (Jilid 2). Jakarta: Prehalindo
Rofi, Ahmad Nur. 2012. “Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada Departemen Produksi PT. Leo Agung Raya Semarang”. Dalam Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan, Vol. 3 No. 1. Hal. 1-21. jurnal.stietotalwin.ac.id › Home › Vol 3, No 1 (2012) › Nur Rofi
Santoso, Urip dan Pambelum, Yohanes Joni. 2008. “Pengaruh Penerapan Akuntansi Sektor Publik terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dalam Mencegah Fraud”. Dalam Jurnal Administrasi Bisnis, Volume 4 No. 1. Hal. 14-33. journal.unpar.ac.id
Sedarmayanti. 2009. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV. Mandar Maju.
Setyaningsih, Titik. 2013. “Studi Eksplorasi Tingkat Pemahaman Aparatur Pemerintah Daerah dan Anggota DPRD terhadap Standar Akuntansi Berbasis Akrual (Kasus di Pemerintah Kota Surakarta)”. Dalam Simposium Nasional Akuntansi XVI. Hal 2378-2414.
Stamatiadis, F., Eriotis, N., and Vasilio, D. 2009. “Assessing Accrual Accounting Reform in Greek Public Hospital: An Empirical Investigation”. International Journal of Economic Science and Applied Research, Volume 4 No. 1. Hal. 153-184.
Sudijono, Anas. 2009. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.
Tiffin dan Cornick. Mc. 2003. Manajemen Kinerja. Alih Bahasa Amanda T. Pramundari. Bandung: Badan Penerbit Alfabeta.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara. 87
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional.
Warisno. 2009. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi”. Tesis. Medan: Sekolah Pascasarjana USU.
Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Windiastuti, Ruri. 2014. “Pengaruh Sumber Daya Manusia Bidang Akuntansi dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”. Skripsi. Bandung: Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama. repository.widyatama.ac.id
Published
2018-07-18
How to Cite
Ardianti, A., Salle, A., & Sanggenafa, M. (2018). PERBEDAAN PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) BERBASIS AKRUAL BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA, PELATIHAN, DAN JABATAN. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Daerah, 13(1), 16-37. Retrieved from http://ejournal.akuntansiuncen.ac.id/index.php/JurnalAkuntansiUncen/article/view/49

Most read articles by the same author(s)